Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

G. BERFIKIR ALGORITMIK

   Filosofi berpikir komputasional identik dengan proses berpikir dalam menyelesaikan masalah dengan cara menerapkan model ilmu  komputer (informatika).Dengan demikian, Anda dituntut  berpola pikir runtut, teratur, detail, jelas serta memiliki nilai  input  dan  output  yang dihasilkan dalam memecahkan suatu permasalahan. 2.Definisi Dan Karaktek Istilah berpikir komputasional diadopsi dari konsep CT atau  Computational Thinking  pada maret 2006.Tujuan dari CT adalah efektivitas dan kecepatan penganbilan keputusan. 3.Penerapan Teknologi CT  Konsep berpikir komputasional atau  computational thinking  bertujuan memudahkan pekerjaan manusia dengan cara menerapkan disiplin ilmu komputer, yang diimplementasikan dalam bentuk  software,   hardware,  atau kombinasi keduanya.

F. LOGIKA KONVERSI BILANGAN

  jenis dan format bilangan Pada umumnya, bilangan yang dikenal adalah kombinasi dari angka 0 sampai 9.Angka-angka tersebut dapat dikelompokkan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari bilangan biner, ternary, desimal hingga heksadesimal. a.Bilangan Berbasis 2 (Biner) Bilangan biner hanya mengenal dua jenis angka (numerik), yaitu  0 dan 1.Angka 0 mewakili keadaan listrik mati (OFF) dan nilai 1 mewakili keadaan listrik ketika hidup (ON). b.Bilangan Berbasis 8 (Oktal) Format bilangan oktal hanya mengenal delapan jenis angka (numerik), yaitu 0,1,2,3,4,5,6,dan7. c.Bilangan Berbasis 10 (desimal) Sistem bilangan berbasis 10 atau yang lebih dikenal sebagai bilangan desimal memiliki 10 jenis angka numerik, yaitu ,0,1,2,3,4,5,6,7,8dan9. d.Bilangan Berbasis 16 (Heksadesimal) Bilangan heksadesimal memiliki 16 jenis simbol yang terdiri atas 10 angka (numerik) dan 6 karakter, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E dan F. 2.Teknik Konversi Bilangan  Konversi adalah mengubah bentuk...

E. LOGIKA PENALARAN INFERENSI

   1.Konsep inferensi Inferensi diambil dari istilah bahasa inggris, yaitu  inference  yang mengandung arti penyimpulan. 2.Kebenaran Argumen Argumen merupakan kumpulan pernyataan dengan bagian akhir daripernyataan tersebut dapat dikategorikan sebagai konklusi. 3.Jenis Inferensi Berdasarkan Jumlah premis  a. inferensi langsung adalah mekanisme penarikan simpulan secara langsung berdasarkan sebuah premis yang dinyatakan. b. inferensi tidak langsung adalah mekanisme pembuatan konklusi yang diambil dari beberapa premis yang memiliki keterkaitan secara logika. 4.Metode Inferensi  Dalam melakukan penarikan simpulan atau inferensi, terdapat empat cara yang dapat digunakan, yaitu modus ponens, modus tollens, modus penambahan disjungtif, dan modus penyederhanaan konjungtif.

D. METODE PENALARAN

    1.Deduktif Deduktif adalah metode penalaran yang difokuskan untuk mengali informasi-informasi secara umum, kemudian dirangkum menjadi simpulan secara khusus.Dengan kata lain,penalaran deduktif akan dimulai dengan menganalisis pernyataan atau kalimat-kalimat umum kemudian disaring dan ditarik menjadi simpulan secara khusus. a. Melakukan operasi perhitungan dengan aturan, operator,atau rumus tertentu. b. Mendeskripsi, merancang dan menyusun jenis pembuktian langsung, tak langsung,ataupun dengaan konsep induksi matematis. c. Menetapkan simpulan berdasarkan aturan inferensi,memvalidasi pernyataan, dan membuat penyusunan argumen yang valid. a.Metode silogisme   Metode silogisme adalah teknik pengambilan simpulan yang dilakukan berdasarkan dua pernyataan sebelumnya. 1).Silogisme negatif Ciri khusus yang dapat diidentifikasi dari pernyataan atau premis dengan metode silogisme negatif adalah penggunaan kata penghubung "tidak" atau "bukan". 2).Silogisme eror dalam mengam...

C. LOGIKA MATEMATIKA

   C.LOGIKA MATEMATIKA 1.Negasi Negasi merupakan metode membalikkan nilai sebelumnya, yang semula benar menjadi salah dan salah menjadi benar.dengan menambah negasi (menggunakkan simbol~),Anda dapat membuat penyangkalan atau pengingkaran dari pertanyaanyang sebelumnya di buat.berikut adalah tabel Kebenaran negasi. * Penjelasan P   adalah simbol pertanyaan. ~ P   adalah simbol pertanyaan yangmemperoleh negasi B   adalah pernyataan yang memiliki nilai besar. S   adalah pernyataan yang memiliki nilai salah.   2.Konjungsi Konjuksi merupakan merupakan teknik pengabungan beberapa pertanyaan yang kemudian dikenal dengan istilah pernyataan majemuk. 3.Disjungsi Disjungsi merupakan teknik perbandingan antara dua pernyataan (pernyataan majemuk)yang dihubungkan dengan kata "atau"dan direpresentasikan dalam bentuk notasi simbol "v". 4.Implikasi Implikasi merupakan salah satu penerapan pernyataan majemuk yang menggunakan kata penghubung "jika..., maka..."d...

B. PERNYATAAN DAN LOGIKA PROPOSISI

   1.Definisi Proposisi Dalam pembelajaran logika,anda akan di tuntut untuk berpikir secara nasional dan logis. untuk menyimulasikan penalaran awal yang baik,akan di jelaskan dengan dengan cara menyampaikan kalimat dalam bentuk pernyataan. Menurut KBBI, pernyataan merupakan hal yang menyatakan,tindakan yang menyatakan, suatu yang dapat mengandung makna benar atau salah, tetapi tidak kedua-duanya. 2.Aspek penggunaan dalam Proposisi Pernyataan logika proposisi berdasarkan aspek penggunaannya dapat di bedakan menjadi empat macam,yaitu sebagai berikut. a.Aspek Bentuk 1).Proposisi tunggal adalah jenis pernyataan logika yang hanya terdiri atas satu subjek dan satu predikat atau dikenal dengan kalimat tunggal. 2).Proposisi majemuk merupakan jenis pernyataan yang memiliki dua predikat dalam tulisannya atau gabungan dari dua pernyataan tunggal proposisi. b.Aspek Sifat Jika dilihat dari sisi kebenaran dan penolakannya, model sifat proposisi dapat di kategorikan menjadi dua jenis,yaitu s...

A. POLA BERFIKIR

Gambar
  BERPIKIR KOMPUTASIONAL A. Pola Berpikir      1. Konsep atau ide Gagasan   Ide atau gagasan yang dihasilkan dari proses berfikir secara panjang dan matang bisa disebut dengan penalaran. Penalaran dapat memberikan solusi alternatif yang lebih matang. Sebaiknya, ide atau gagasan dapat memberikan manfaat, antara lain: Dapat menjadi solusi alternatif pemecah masalah  Memberikan peran aktif dan positif bagi perkembangan diri sendiri dan orang lain  Melahirkan konsep dan dinamika baru dalam hal teknologi, pengetahuan, dan keterampilan. Membuat trobosan baru yang dapat membantu masyarakat  Mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru Memberikan contoh dan teladan bagi orang lain  Tidak bertentangan dengan peraturan perundangan, agama, dan norma-norma sosial kemasyarakatan .  Simulasi dalam otak  tersebut bisa dikategorikan sebagai beroikir logis dan sistematis sehingga memunculkan ide atau gagasan tentang pemecahan masalah, yang kemudian ...
Gambar
 NAMA: ZOLANDA LOVELY MEGARIYANTI  AGAMA: KRISTEN  KELAS: X DKV 3 JURUSAN: DKV ASAL SEKOLAH: SMP N 2 TAYU ALAMAT: Ds. BANYUTOWO Kec. DUKUHSETI Kab. PATI TTL: PATI, 07 MEI 2008 UMUR: 15 HOBI: MENYANYI INSTAGRAM: @zldlvly FOTO